chinafoodsafety_395Beijing, LiputanIslam.com — Polisi Cina menangkap 110 pedagang daging babi yang telah terkontaminasi oleh penyakit. Mereka dicurigai sebagai bagian dari jaringan pedagang daging terkontaminasi yang telah beroperasi sejak tahun 2008. Demikian BBC News melaporkan, Senin (12/1).

Modus mereka adalah membeli babi-babi yang sakit dari peternakan-peternakan warga dengan harga murah. Kemudian setelah memotong-motongnya dan mengolahnya, mereka menjualnya ke pasaran dengan harga normal. Demikian kementrian Kesehatan Masyarakat mengatakan, Minggu (11/1).

Daging-daging terkontaminasi itu diedarkan di 11 provinsi, demikian keterangan Kementrian Kesehatan Masyarakat menambahkan.

Ini adalah kasus terakhir dari serangkaian kasus serupa yang telah mengakibatkan turunnya kepercayaan publik terhadap pemerintah Cina. Demikian sebut BBC. Pada tahun 2013 lebih dari 10 ribu babi ditemukan mengambang di sebuah sungai di Shanghai.

Dalam operasinya, kelompok tersebut menyuap para pejabat otoritas pengawasan makanan. Dari 110 orang yang ditangkap itu sebanyak 75 orang telah menghadapi tuntutan pengadilan. Sementara itu sejumlah pejabat otoritas pengawasan makanan telah dimintai keterangan.

Selain menangkap 110 orang tersangka, polisi juga menyita 1.000 ton daging yang terkontaminasi dan 48 minyak babi yang terkontaminasi.

Beberapa waktu lalu publik Cina juga terpukul dengan kasus susuk bubuk dan daging tercemar yang melibatkan perusahaan-perusahaan raksasa termasuk perusahaan makanan cepat saji McDonalds.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*