christian labbeSantiago, LiputanIslam.com — Seorang mantan pembantu dekat diktator Augusto Pinochet, ditangkap aparat penegak hukum Chili setelah diduga terlibat dalam pembunuhan 13 tahanan politik di tahun 1970-an.

Seperti dilaporkan BBC News, Selasa (21/10), Kolonel (Purn) Cristian Labbe ditangkap bersama 9 orang lainnya atas perintah hakim yang menangani kasus-kasus kematian politik antara tahun 1973-1974. Korban-korban itu meninggal di kamp konsentrasi di San Antonio yang terletak di pantai Chile.

Kolonel Labbe, yang kemudian menjadi Walikota Distrik Providencia di ibukota Santiago, menolak tuduhan keterlibatannya dalam pembunuhan-pembunuhan itu. Sembilan orang lainnya yang ditahan juga bekas personil militer pendukung Pinochet.

Selama pemerintahan Pinochet, Labbe yang pensiunan militer berpangkat Kolonel itu menjadi pengawal pribadi Pinochet sebelum diangkat menjadi menteri pada tahun 1990.

Setelah pemerintahan Pinochet berakhir dan demokrasi dipulihkan, Labbe terpilih sebagai walikota Providencia dan menjabatnya selama 16 tahun, sebelum tersingkir melalui pemilihan yang ketat tahun 2012 lalu.

Pada saat Pinochet ditahan di Inggris antara tahun 1998-2000, Labbe beberapa kali mengunjungi mantan diktator itu.

Labbe dianggap sebagai organiser aksi-aksi demonstrasi di luar Kedubes Spanyol dan Inggris di Santiago untuk membela Pinochet dari penahanan di Eropa.

Pemerintah Chili secara resmi mengakui sekitar 3.200 orang meninggal dan 38.000 mengalami penyiksaan selama regim Pinochet berkuasa.

Pinochet meninggal dunia bulan Desember 2006.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL