polisi belgiaBrussels, LiputanIslam.com — Polisi Belgia menangkap 5 orang terkait dengan serangan bersenjata yang terjadi di Brussels, Kamis (15/1) petang. Dua orang pelaku serangan dikabarkan tewas dalam aksi ini.

Kelima orang itu ditangkap atas tuduhan “berpartisipasi secara aktif dalam kelompok teroris”, demikian para penuntut mengatakan kepada kantor berita AFP, sebagaimana dikutip oleh BBC News, Jumat (16/1) petang.

Pejabat kejaksaan Eric Van Der Sypt mengatakan bahwa 3 dari tersangka itu kini masih menjalani penahanan sedang 2 lainnya mendapatkan penangguhan penahanan. Sementara itu 13 orang yang sebelumnya ditankap karena dicurigai terlibat dalam aksi itu, telah dibebaskan dan tidak mendapatkan tuntutan.

Serangan ini terjadi pada saat polisi Perancis mengumumkan telah menangkap 12 orang tersangka terkait serangan di Paris tanggal 7 dan 8 Januari lalu. Sementara itu polisi Jerman juga mengumumkan telah menangkap 2 orang yang diduga akan bergabung dengan kelompok militan di Suriah.

Kepala Kepolisian Uni Eropa, Europol, Rob Wainwright, mengatakan kepada BBC aksi-aksi serangan yang terjaid di Eropa ini menunjukkan kompleksnya ancaman terorisme di Eropa.

“Kami berurusan dengan ribuan teroris potensial,” katanya.

Menurutnya polisi kesulitan untuk mengidentifikasi rencana serangan karena para pelaku sering beoperasi secara sporadis tanpa struktur komando yang jelas.

Pejabat penyidik Belgia Thierry Werts mengatakan kepada wartawan bahwa pihaknya telah menyita sejumlah senjata, amunisi, bahan peledak, sejumlah uang hingga seragam polisi dalam penyergapan yang dilakukan polisi.

“Penyidikan menyimpulkan bahwa orang-orang ini berencana untuk membunuh polisi di jalan-jalan dan di kantor-kantor polisi,” katanya.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*