tank ISISDhaka, LiputanIslam.com — Polisi Bangladesh menahan seorang anggota kelompok ISIS asal Inggris yang diduga hendak merekrut anggota baru.

Sebagaimana laporan BBC News, Selasa (30/9), pria yang ditahan tersebuat adalah warga negara Inggris kelahiran Bangladesh. Polisi menyebutkan, ia telah menghabiskan sebagian waktunya di Suriah dengan bergabung bersama kelompok Al Nusra Front, organisasi bawahan Al Qaida, yang memerangi pemerintah Suriah. Namun saat ini ia telah berpindah ke kelompok ISIS, organisasi saingan Al Nusra.

Menurut polisi, pria tersebut tengah menjalankan misi untuk merekrut anggota baru bagi kelompok ISIS di Timur Tengah.

Menanggapi kabar tersebut kemenlu Inggris mengatakan keprihatinannya atas penahanan tersebut dan tengah mengupayakan sebuah langkah “akses konsuler”.

Masudur Rahman, wakil komisaris polisi kota Dhaka mengatakan pihaknya berhasil mengetahui rencana kegiatan pria tersebut di Bangladesh untuk merekrut anggota baru bagi ISIS.

“Kami menyita passportnya. Ia mengatakana telah menghabiskan beberapa waktu di Suriah,” kata Rahman.

“Ia juga mengaku pernah bergabung dengan al-Nusra Front dari bulan September hingga Desember 2013,” tambahnya.

Kelompok ISIS berhasil menguasai sejumlah besar wilayah di Suriah dan Irak dan mendeklarasikan berdirinya kekhilafahan ISIS di wilayah yang dikuasainya.

Amerika dan sekutu-sekutunya kini tengah melakukan kampanye untuk menghancurkan kelompok tersebut, namun Iran dan Rusia mencurigai hal tersebut hanyalah dalih untuk melakukan intervensi militer di Suriah untuk menumbangkan Presiden Bashar al Assad.

Pada hari Jumat (26/9), parlemen Inggris menyetujui serangan militer Inggris terhadap kelompok ISIS di Irak dan Suriah.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL