azerbaijanBaku, LiputanIslam.com — Polisi Azerbaijan menyerbu sebuah stasiun radio milik LSM yang dibentuk AS di ibukota Baku, Jumat (26/12).

Radio Free Europe-Radio Liberty (RFE/RL) mengatakan bahwa polisi telah menyerbu stasiun Radio Azadliq, di Baku dan memerintahkan semua awaknya untuk keluar. Serangan ini berlangsung di tengah kampanye pemerintah menangkapi sejumlah aktifis dan jurnalis. Demikian BBC News melaporkan, Sabtu (27/12).

Sebelumnya di bulan Desember aparat keamanan Azerbaijani juga telah menangkap dan memeriksa seorang reporter Radio Azadliq. Direktur radio itu, Kenan Aliyev, mengatakan kepada AFP bahwa aparat polisi menutup radionya Jumat pagi.

“Peralatan-peralatan dan komputer-komputer kami telah disita dan para wartawan dipaksa keluar,” katanya.

Kantor Kejaksaan Azerbaijan mengatakan kepada Associated Press bahwa penggeladahan tersebut dilakukan sebagain bagian dari peyidikan perkara “kejahatan keji”, namun menolak menyebutkan detil penyidikan itu.

Beberapa waktu lalu jubir Presiden Ilham Aliyev menuduh radio itu telah bekerja untuk dinas keamanan asing, disusul dengan penangkapan dan penahanan terhadap reporter Khadija Ismayilova. Khadija dituduh telah mendorong seseorang untuk melakukan bunuh diri dan telah ditahan selama 2 bulan.

Ilham Aliyev terpilih untuk ketiga kalinya sebagai Presiden Azerbaijan tahun 2013 lalu, di tengah penolakan kubu oposi yang menuduh pemilu berjalan tidak fair.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL