Wanted-Ahmad-AbousamraBoston, LiputanIslam.com — Polisi federal AS, FBI, tengah memburu seorang warga asal kota Boston yang diketahui telah menjalankan media milik kelompok teroris ISIS.

Ahmad Abousamra, pemilik kewarganegaraan ganda AS-Suriah yang lahir di Perancis dan tumbuh di wilayah pinggiran kota Boston, Stoughton, kini tengah menghadapi dakwaan tindakan terorisme. Demikian laporan Press TV, Jumat (5/9).

Pada bulan Desember 2013 FBI menempatkan laki-laki 33 tahun itu dalam daftar “teroris paling dicari” dan menawarkan hadiah senilai $50.000 bagi yang memberikan informasi keberadaannya.

Aparat penegak hukum AS meyakini Abousamra telah menggunakan keahliannya di bidang komputer dan media sosial untuk mendukung gerakan ISIS, kelompok teroris yang mengklaim telah membunuh 2 wartawan AS baru-baru ini.

“Orang ini yang selalu membuat kami terus-menerus waspada, dan kami tidak akan berhenti untuk mencarinya,” kata Vincent Lisi, agen khusus FBI di Boston, kepada ABC News.

Dua rekan Abousamra, Tarek Mehanna dan seorang lagi yang belum diketahui identitasnya, dipercaya telah menjalankan “sayap media” kelompok Al-Qaeda Iraq (AQI). Diyakini, Abousamra kini juga melakukan pekerjaan yang sama untuk ISIS.

Laporan ini muncul hampir bersamaan setelah CIA mengingatkan “sel-sel tidur” kelompok ISIS telah berada di AS dan siap untuk melancarkan serangan.

Kemenlu AS belum lama ini menyebutkan bahwa sekitar 12.000 “mujahidin” asing, termasuk dari AS, telah berada di Suriah untuk memerangi pemerintahan Bashar al Assad.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL