ahok 1Jakarta, LiputanIslam.com — PNS tak lapor jumlah harta kekayaan, Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang akrab disapa Ahok ini siap untuk menindak tegas.

“Kalau enggak laporin, sudah jatuh tempo, ya sudah copot saja kan. Distafkan saja,” ujar Ahok, Rabu, 2 Juli 2014 seperti dilansir Tribunnewscom.

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) I Made Karmayoga meminta seluruh pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk melaporkan harta kekayaannya. Bahkan, seluruh pejabat setingkat camat dan lurah juga harus mengisi formulir Laporan Hasil Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Menurut Made, ini adalah upaya untuk pencegahan tindak korupsi di lingkungan pemerintah DKI.

Ahok setuju dengan rencana pelaporan harta kekayaan PNS di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Menurut Ahok, laporan tersebut memang diharuskan untuk PNS karena telah sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Memang peraturan di republik ini kayak gitu. PNS DKI saja pinter enggak mau laporin. Harusnya kan dilaporin dari dulu. Cuma kan enggak ada sanksi, negara ini juga kalau enggak laporin enggak kasih sanksi,” ujar Ahok.

Ahok terkenal tidak main-main dengan berbagai ultimatum yang kerapkali dilontarkan saat mendapati pegawai/ staf DKI yang tak taat dengan peraturan. Dari pantauan Liputan Islam, masyarakat terlihat sangat mendukung apa yang dilakukan Ahok  jika dilihat dari komentar-komentar netizen.

J Rachman, berkomentar, “ Ahok, nyali lu gede juga, pantas jadi Gubernur DKI yang menjadi sarang penyamun dan sarang preman. Bersihin deh sono,” tulisnya(ba)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL