Women as the Way Forward: Yingluck ShinawatraBangkok, LiputanIslam.com — Perdana Menteri Thailand, Yingluck Shinawatra, membantah telah melakukan penyalahgunaan kekuasaan dalam sidang Mahkamah Konstitusi di ibukota Bangkok hari ini (6/5).

“Saya menolak dakwaan. Saya tidak melanggar undang-undang apapun, saya tidak mendapat keuntungan dari penunjukan (pejabat baru),” tegasnya di ruang sidang.

Gugatan diajukan para senator yang berpendapat partai pimpinan Yingluck mendapat keuntungan dari pergantian Kepala Keamanan Nasional, Thawil Pliensri, yang dianggap berlangsung “tidak sah”.

Menurut Yingluck, pergantian Thawil adalah untuk kepentingan Thailand.

Sementara para pendukungnya menuduh mahkamah berpihak menyudutkan Yingluck dan melihat gugatan sebagai upaya untuk menjatuhkannya.

Mahkamah Konstitusi akan mengambil keputusan dalam kasus ini Rabu 7 Mei.

Wartawan BBC di Bangkok, Jonathan Head, melaporkan para menteri kabinet sudah mengancam akan menggelar unjuk rasa besar jika keputusan sampai membuat pemerintahan sementara tidak bisa berfungsi.(ca/bbc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL