gempa nepal3Kathmandu, LiputanIslam.com — Perdana Menteri Nepal Sushil Koirala mengatakan korban jiwa akibat gempa bisa bertambah menjadi 10.000 orang, sementara warga yang kecewa dengan respons lambat pemerintah berusaha menggali dengan tangan telanjang untuk mencari orang-orang yang mereka cintai.

“Korban tewas bisa naik sampai 10.000 karena informasi dari desa-desa terpencil yang terdampak gempa belum masuk,” kata Koirala kepada kantor berita Reuters, seperti dilansir Antara, Selasa petang (28/4).

“Pemerintah telah melakukan semua yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan dan membantu. Ini adalah tantangan dan masa-masa sulit bagi Nepal,” katanya.

Sementara itu bantuan internasional terus berdatangan ke negara berpenduduk 28 juta itu tiga hari setelah gempa berkekuatan 7,9 Skala Richter pada Sabtu (25/4). Namun distribusi bantuan masih berjalan lambat.

Menurut perhitungan Kementerian Dalam Negeri Nepal jumlah korban tewas tercatat 4.349 orang sementara korban luka lebih dari 7.000. Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa memperkirakan sekitar delapan juta orang terdampak gempa itu dan 1,4 juta warga setempat kini membutuhkan makanan.

Gempa terbesar yang terjadi Nepal dalam 81 tahun itu juga menyebabkan longsoran salju besar dari Gunung Everest, yang menewaskan 17 pendaki dan pemandu, termasuk empat warga asing.

Semua pendaki yang terdampar di tenda-tenda di ketinggian Everest telah dievakuasi menggunakan helikopter pada hari Selasa.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL