najibKuala Lumpur, LiputanIslam.com — Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Tun Razak melanggar janjinya untuk memulangkan jenasah korban kecelakaan pesawat Malaysia Airlines MH-17 sebelum hari raya. Dalam pernyataan yang dikeluarkan, Jumat (25/7), ia mengatakan bahwa jenazah korban kecelakaan pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH-17 tidak mungkin dipulangkan sebelum perayaan Idul Fitri, karena kendala teknis terkait verifikasi DNA.

“Saya menyesal bahwa saya harus memberitahu keluarga yang bersangkutan (tentang hal ini),” kata Perdana Menteri Najib Tun Razak, setelah menandatangani buku belasungkawa untuk mengenang 298 orang yang tewas dalam kecelakaan pesawat di Ukraina timur pada 17 Juli, di kediaman Dubes Belanda untuk Malaysia, Harry Molenaar, di Kuala Lumpur.

Sebagaimana dilaporkan kantor berita Malaysia Bernama, Najib mengatakan, proses identifikasi harus dilakukan sesuai dengan prosedur yang ketat, mengingat kebutuhan untuk bukti bagi kemungkinan penuntutan.

“Kita tidak bisa menghindari proses melelahkan ini. Ini sekaligus untuk memenuhi persyaratan teknis dan hukum. Seluruh proses diharapkan akan dilakukan dalam sepekan atau bahkan berbulan-bulan,” kata Najib.

Empat puluh tiga orang Malaysia termasuk di antara 298 penumpang dan awak kapal MH-17, yang jatuh dalam perjalanan dari Amsterdam ke Kuala Lumpur di wilayah Donetsk, diduga akibat ditembak rudal anti-pesawat.

Najib juga menyesalkan bahwa penyelidik internasional masih tidak mendapat akses penuh ke lokasi kecelakaan. “Saya marah karena kami ingin akses penuh (tapi ini tidak terjadi). Sayangnya, itu adalah zona perang, dan Anda tahu di zona perang ada banyak kendala, dan pihak-pihak yang terlibat harus menghormati,” jelasnya.

Ditanya apakah ia akan membicarakan masalah ini dengan Alexander Borodai, komandan separatis pro-Rusia di daerah di mana pesawat jet itu jatuh, Najib mengatakan:

“Tidak pada saat ini. Tetapi saya akan berbicara mungkin dengan Presiden Ukraina Petro Poroshenko dan (kemudian baru) menghubungi Borodai,” kata Najib.

Sementara itu, dalam buku belasungkawa, Najib menulis beberapa baris mengungkapkan belasungkawa atas nama pemerintah dan rakyat Malaysia untuk semua keluarga di Belanda yang telah kehilangan orang yang mereka cintai dalam tragedi MH-17.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL