razak ibrahimKuala Lumpur, LiputanIslam.com — Perdana Menteri Malaysia Najib Tun Razak mengkritik balik pernyataan pemimpin oposisi yang mengklaim bisa memecahkan misteri MH370 dalam hitungan detik.

Najib mengatakan raibnya jet Boeing 777-200ER Malaysia Airlines sudah memasuki hari ke-39 dan karena itu memerlukan dukungan dari dalam dan luar kawasan Asia Tenggara sehubungan dengan kompleksitas pencarian serta tantangan berat yang tidak biasa.

“Pidato pemimpin oposisi itu tidak logis dan menganggap orang Malaysia bodoh, “ ujarnya ketika memimpin rapat bulanan di Kementerian Keuangan di Kuala Lumpur, Selasa (15/4).

Pada 5 April, koran berbahasa Mandarin Southern Weekly menerbitkan wawancara dengan pemimpin oposisi Anwar Ibrahim. Anwar mengatakan, jika ia menjabat sebagai perdana menteri Malaysia, hanya dalam hitungan detik bisa memecahkan masalah raibnya MH370.

Menurut Anwar, sangat tidak logis otoritas penerbangan sipil dan militer Malaysia tidak mengetahui pesawat MH370 berbalik arah dan terbang secara ilegal sejauh ratusan kilometer di udara Malaysia. Anwar pun menuduh pemerintah menyembunyikan kebenaran tentang hilangnya MH370.

Jet MH370 mengangkut 239 orang lepas ketika landas dari Kuala Lumpur pukul 00:41 pagi 8 Maret, hilang dari pantauan radar sejam kemudian dan diterbang di atas Laut China Selatan.Pesawat MH370 mestinya mendarat di Beijing pada pukul 06:30 pada 8 Maret. Namun hingga kini bangkainya pun belum ditemukan.(ca/inilah.com)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*