cameronLondon, LiputanIslam.com — Perdana Menteri Inggris David Cameron menyebut pembunuhan warganya, Alan Henning, oleh kelompok ISIS sebagai “sama sekali tidak terampuni”. Ia pun menyerukan untuk menangkap pembunuh Henning dengan segala cara.

Sebagaimana dilaporkan BBC News, pernyataan Cameron itu disampaikan setelah pertemuannya dengan sejumlah pejabat keamanan Inggris yang digelar setelah munculnya video pembunuhan Henning oleh ISIS, Sabtu (4/10).

“Ini tidak berperasaan, ini sama sekali tidak terampuni. Semua orang yang masih meragukan kelompok ini kini bisa melihat bagaimana menjijikkan dan barbarnya mereka,” kata Cameron.

“Dan sebagai sebuah negara, apa yang harus kita lakukan adalah, bersama-sama sekutu-sekutu kita melakukan apapun untuk mengalahkan kelompok ini di kawasan (Timteng), namun juga mengalahkannya di tanah air, dan kita harus melakukan segalanya untuk memburu dan menemukan orang-orang yang bertanggungjawab atas pembunuhan ini,” tambah Cameron lagi.

Sebuah video yang muncul Jumat (3/10) menunjukkan Henning berlutut dengan latar belakang gurun dan mengenakan baju penjara oranye, sementara seorang militan bertopeng berdiri dengan memegang pisau komando sebelum aksi pemenggalan.

Henning (47 tahun) asal Manchester Inggris yang menjadi relawan yang menyalurkan bantuan ke Suriah untuk organisasi amal Muslim Aid4Syria diculik pemberontak Suriah 10 bulan yang lalu.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL