Julia PiersonWashington, LiputanIslam.com — Kepala Satuan Paspampres AS (Secret Service), Julia Pierson, akhirnya mengundurkan diri dari jabatannya setelah terjadinya beberapa penyusupan ke Gedung Putih yang mempermalukan satuan yang dipimpinnya.

Sebagaimana dilaporkan BBC News, Pierson mengajukan surat pengunduran dirinya ke Menteri Keamanan Domestik (Department of Homeland Security) hari Rabu (1/9).

Sehari sebelumnya Pierson menjadi bulan-bulanan kemarahan para anggota legislatif yang mencecarnya tentang kegagalannya mencegah serangkaian aksi penyusupan ke Gedung Putih beberapa waktu terakhir.

Dalam insiden terakhir disebut-sebut seorang laki-laki asing yang membawa senjata berbagi lift dengan Presiden Obama.

“Hari ini Julia Pierson, Direktur Paspampres AS mengajukan pengunduran diri dan saya menyetujuinya,” tulis Menteri Keamanan Domestik Jeh Johnson dalam sebuah pernyataan.

“Saya menghormati pengabdiannya yang luar biasa selama 30 tahun,” tambahnya.

Sebelumnya, setelah terjadinya penyusupan terakhir, Julia Pierson memuji para staffnya yang bertugas atas sikap mereka yang “mampu menahan diri”.

“Menahan diri? Di era pemboman bunuh diri apakah “menahan diri” benar-benar hal yang Anda inginkan? Ketika seseorang yang membawa pisau menerobos lingkungan terdekat pemimpin dunia bebas?”

Demikian pertanyaan salah seorang anggota legislatif kepada Pierson.

Dalam wawancara dengan program televisi Bloomberg News setelah pengunduran dirinya, Pierson mengatakan bahwa ia mengetahui Congress telah kehilangan kepercayaan kepada dirinya untuk memimpin Paspampres.

Gedung Putih sendiri, melalui jubirnya Josh Earnest, hari Rabu (1/9), menyatakan penghormatan atas pengabdian Pierson.

“Ia percaya bahwa ini adalah yang terbaik bagi Paspampres dimana ia telah mengabdikan dirinya,” kata Earnest.

Sebagai pengganti Pierson, Joseph Clancy kini ditunjuk sebagai pimpinan sementara.

Sejumlah tokoh legislatif AS telah menyerukan pengunduran diri Pierson sebelum dengar pendapat dengan legislatif hari Selasa (30/9).

Sepanjang tahun 2014 telah terjadi 3 kali kasus penyusupan ke Gedung Putih. Dua di antaranya bahkan terjadi dalam waktu berdekatan akhir-akhir ini.

Pada tanggal 16 September seorang pegawai kontraktor keamanan dengan catatan kriminal dibiarkan berada dalam satu lift dengan Presiden Obama.

Selanjutnya pada tanggal 19 September, seorang laki-laki dengan membawa pisau berhasil menerobos pagar yang tidak dikunci dan tidak diawasi. Selanjutnya ia berlari melintasi halaman dan berusaha masuk ke salah satu gedung di kompleks Gedung Putih.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL