pemilu afghanKabul, LiputanIslam.com — Meski diwarnai beberapa aksi kekerasan dan harus dilakukan pengamanan yang ketat, pemilihan presiden tahap II Afghanistan berhasil digelar, Sabtu (14/6) kemarin.

Dalam babak ini warga Afghanistan harus menentukan pilihan antara 2 kandidat yang unggul dalam pemilihan pertama, yaitu mantan menlu Abdullah Abdullah dan Ashraf Ghani yang pernah menjabat menteri keuangan.

Sekitar 12 juta warga Afghanistan memberikan suara dalam putaran kedua ini di 6.000 tempat pemungutan suara yang sudah buka sejak pukul 07.00 pagi waktu setempat.

Sekitar 180.000 polisi dikerahkan untuk menghadapi ancaman kelompok militan Taliban yang telah mengancam akan menggagalkan pelaksanaan pemungutan suara.

Di Provinsi Kunduz, para pemilih tetap datang ke kotak suara walau terdengar rentetan tembakan yang beruntun. Seorang perempuan berusia 69 tahun di Kunar mengatakan tembakan roket yang jatuh di dekat tempat suara tidak menghambatnya untuk memberikan suara.

Kelompok pemberontak Taliban sejak awal sudah bertekad untuk menganggu pelaksanaan pemilihan dengan ‘serangan tanpa henti’.

“Dengan melaksanakan pemilihan, Amerika ingin menerapkan antek-antek mereka untuk rakyat,” demikian pernyataan Taliban seperti tertulis dalam situs internetnya.

Deputi Mendagri Afghanistan Jendral Mohammad Ayoub Salangi mengatakan sebanyak 10 tentara, 14 warga sipil dan 19 militan tewas dalam berbagai aksi kekerasan di seluruh negeri selama berlangsungnya pemungutan suara.

Sementara di beberapa tempat, Taliban memotong jari orang-orang yang diketahui telah melakukan pemungutan suara.

Kedua kandidat presiden yang berlaga sama-sama berjanji untuk meningkatkan hubungan dengan dunia Barat dan memberantas korupsi.

Abdullah meraih 45% suara di putaran pertama sementara Ghani dengan 31,6% dengan kedua belah pihak menuding terjadi kecurangan di kubu lawan.

Mereka berdua berada di dua teringkat atas dalam pemilihan pertama, dan karena tidak ada calon yang berhasil meraih suara dia atas 50%, maka harus diteruskan ke putaran kedua yang menentukan.

Saat ini telah dimulai penghitungan suara yang hasilnya akan diumumkan tanggal 22 Juli mendatang.(ca/bbc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL