pilot air franceParis, LiputanIslam.com — Pilot-pilot maskapai penerbangan Perancis Air France mengakhiri aksi mogok terbang yang telah berlangsung selama 2 minggu, tanpa berhasil mendapatkan kesepakatan baru.

SNPL, organisasi yang membawahi para pilot Air France, menyatakan bahwa para pilot memutuskan mengakhiri aksi mogoknya pada hari Minggu (28/9) dan melanjutkan negosiasi dengan cara damai.

Jubir SNPL, Antoine Amar, sebagaimana dilaporkan Press TV, mengatakan bahwa pihaknya berhadap akan mendapatkan sebagian dari tuntutan para pilot dalam waktu dekat.

Pihak Air France sendiri menyambut gembira langkah mengakhiri aksi mogok yang “merusak dan merugikan” tersebut, dan mengumumkan penerbangan akan kembali normal mulai hari Selasa (30/9).

Lebih dari separo pilot Air France terlibat dalam aksi mogok setelah perusahaan berencana menurunkan gaji pilot-pilot yang yang menerbangkan pesawat-pesawat Transavia, anak perusahaan Air France yang berkonsentrasi pada bisnis penerbangan murah. Langkah ini dilakukan Air France yang kehilangan pasar penerbangan murahnya di hadapan maskapai-maskapai Ryanair dan EasyJet.

Namun para pilot menuduh langkah tersebut mengancam eksistensi pilot-pilot Air France yang berbasis di Perancis.

Menurut beberapa laporan aksi mogok tersebut membuat Air France mengalami kerugian hingga 280 juta euro, atau rata-rata kerugian 20 juta euros per hari.

Sejak terjadinya aksi mogok, saham Air France dilaporkan mengalami penurunan tajam hingga 15%.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL