o'hareChicago, LiputanIslam.com — Hampir 2.000 penerbangan terganggu di bandara internasional O’Hare Chicago setelah seorang petugas pengontrol penerbangan, Brian Howard, membakar tempat kerjanya dan mencoba bunuh diri di Badan Administrasi Penerbangan AS (Federal Aviation Administration’s/FAA) di Illinois. USA Today melaporkan hari Sabtu (27/9).

Sebelumnya polisi mendapatkan peringatan dari keluarga Howard yang mengecek status-status Facebook nya beberapa menit sebelum insiden yang mengindikasikan adanya upaya bunuh diri yang hendak dilakukannya.

Lelaki berumur 36 tahun itu ditemukan di lantai dasar bangunan dengan luka-luka di tubuhnya, namun bukan karena tembakan.

Penyidik federal (FBI) di Chicago menyebutkan, Howard berusaha membakar tempat kerjanya dengan bensin dan handuk. Ia dituduh merusak fasilitas navigasi dengan ancaman hukuman hingga 20 tahun penjara serta denda $250.000, demikian keterangan jubir FBI Chicago, Joan Hyde.

Usai kejadian itu pada hari Sabtu (27/9), FAA mengeluarkan laporan bahwa penerbangan diijinkan kembali beroperasi di andara O’Hare, namun dengan frekuensi yang berkurang.

“Beberapa pesawat menunda, membatalkan atau mengubah jalur penerbangannya. Para penumpang disarankan untuk menghubungi penerbangannya untuk mendapatkan informasi lebih lanjut,” tulis FAA.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL