f-35Washington DC, LiputanIslam.com — Pesawat tempur tercanggih dan termahal AS F-35 tidak akan beroperasi hingga tahun 2019 setelah ditemukan kesalahan pada sistem komputernya. Demikian kantor berita Russia Today melaporkan, Jumat (2/1). Sebelumnya pesawat berharga $400 juta per-unitnya ini dijadwalkan akan mulai beroperasi tahun 2015.

F-35 merupakan pesawat yang dirancang sebagai pesawat generasi ke-5 atau jenis paling mutakhir dengan keunggulan utama menghindari radar lawan dan daya manuver tinggi. Pesawat ini rencananya akan digunakan oleh Angkatan Udara, Angkatan Laut dan Satuan Marinir sekaligus. Pada tahun 2015 pesawat ini direncanakan akan mulai dioperasikan oleh Marinir dan setahun kemudian oleh Angkatan Udara.

Di Angkatan Udara pesawat ini direncanakan akan menggantikan peran pesawat serangan darat A-10 Warthog dan pesawat tempur serbaguna Lockheed F-16. Di Angkatan Laut pesawat ini akan menggantikan peran pesawat Boeing F/A-18 Hornet. Sedangkan di Marinir pesawat ini akan menggantikan pesawat Boeing AV-8B Harrier II.

Selain itu Angkatan Udara Inggris (Royal Air Force) juga akan menggunakan pesawat ini sebagai tulang punggungnya.

Namun diperkirakan pesawat ini tidak akan bisa dioperasikan sesuai jadwal setelah ditemukannya kesalahan pada program komputernya yang mengakibatkan meriam 4 laras yang menjadi salah satu senjata andalannya tidak berfungsi baik.

“Tidak ada meriam. Tidak ada piranti lunak untuk mendukungnya saat ini atau hingga 4 tahun mendatang,” kata seorang pejabat Angkatan Udara AS yang terkait dengan program F-35 kepada Daily Beast sebagaimana dikutip Russia Today.

“Block 3F (piranti lunak tersebut) baru akan dirilis tahun 2019, tapi siapa tahu tidak akan terjadi kesalahan-kesalahan lagi”? Tambahnya.

Senjata ini sangat dibutuhkan dalam pertempuran jarak pendek yang tidak bisa ditangani oleh senjata-senjata lain dalam pesawat ini.

“Tanpa senjata ini, hal ini menjadi kekurangan yang sangat besar,” kata seorang pilot berpengalaman kepada Daily Beast.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*