f-35 gagalLondon, LiputanIslam.com — Pesawat tempur generasi ke-V buatan AS, F-35, gagal berpartisipasi dalam pembukaan pameran udara terbesar di dunia yang digelar di Inggris, Farnborough Airshow, Sabtu (14/7). Hal ini semakin menambah suram rencana penggunaan pesawat ini secara besar-besaran oleh militer Inggris.

Rencana untuk menampilkan pesawat ini di acara Royal International Air Tattoo di Fairford, akhir pekan lalu juga dibatalkan.

Hal ini setelah minggu lalu otoritas penerbangan militer AS melarang terbang seluruh pesawat F-35 setelah terjadi insiden kebakaran mesin pada salah satu pesawat.

“Pesawat ini masih menunggu keputusan Departemen Pertahanan, namun kami masih berharap pesawat ini akan terbang untuk pameran udara ini di akhir minggu (20/7),” kata jubir organiser acara Farnborough Airshow kepada kantor berita BBC, Senin (14/7).

Dengan nilai proyek mencapai $400 miliar, pembuatan dan pembelian armada pesawat F-35 oleh Amerika merupakan proyek pertahanan yang paling mahal sepanjang sejarah AS.

Inggris juga telah menginvestasikan sejumlah besar dana untuk pengembangan pesawat ini dengan melibatkan 500 perusahaan-perusahaan Inggris.

Pengiriman pertama armada F-35 Inggris sebanyak 14 pesawat senilai £2.5 miliar.

Perusahaan Inggris BAE Systems telah menginvestasikan £150 juta untuk membangun pabrik pembuat bagian-bagian tertentu pesawat F-35. BAE mengklaim akan mempekerjakan 2.000 staff ahlinya dalam proyek ini.

“Jika F-35 tidak muncul dalam pameran udara ini, maka ini sebuah hal yang memalukan. Ini akan menghancurkan jadwal pengiriman (pesawat ini),” kata Richard Aboulafia, analis dari Teal Group.

Minggu lalu Ratu Elizabeth II meresmikan kapal induk baru yang bakal menjadi pengangkut pesawat-pesawat F-35.

AU Inggris (RAF) adalah pihak yang paling berkepentingan untuk membeli pesawat F-35, meski setiap skuadron F-35B Lightning II akan digabungkan dengan Armada Udara Angkatan Darat. Penerbangan pertama pesawat ini akan dilakukan tahun 2018 di atas kapal induk HMS Queen Elizabeth.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL