perwira tinggi thailandBangkok, LiputanIslam.com — Pengadilan Thailand memerintahkan penangkapan seorang perwira militer senior Thailand atas keterlibatannya dengan jaringan perdagangan pengungsi Rohingya dari Myanmar dan Bangladesh.

Letjend Manas Kongpan diduga menjadi ‘pelindung’ jaringan perdagangan pengungsi yang melintasi wilayah Thailand. Ia dikabarkan telah menyatakan niatnya untuk menyerahkan diri. Demikian laporan sejumlah sumber Thailand seperti dilansir BBC News, Rabu (3/6).

Perintah penangkapan tersebut merupakan sebuah langkah paling serius yang dilakukan Thailand dalam upaya menghentikan arus imigran gelap di wilayahnya.

Sementara itu Menteri Informasi Myanmar mengatakan bahwa angkatan laut Myanmar telah mengawal perahu dengan 700 pengungsi ke ‘lokasi yang aman’. Ia tidak menyebutkan lokasi tersebut karena alasan ‘keamanana dan keselamatan’, namun mengatakan para pengungsi telah mendapatkan makanan dan minuman yang cukup.

Pada tahun 2009 Manas Kongpan mengatakan kepada koresponden BBC bahwa pemerintah Thailand telah memperlakukan para pengungsi dan imigran itu dengan baik, setelah ia dituduh telah menelantarkan 1.000 pengungsi di atas perahu-perahu tanpa mesin.

BBC menyebutkan bahwa ia adalah pejabat militer Thailand pertama yang terlibat dalam jaringan perdagangan pengungsi. Sudah lama para aktifis kemanusiaan menuduh pemerintah Thailand tidak melakukan tindakan yang cukup, bahkan terlibat dalam jaringan tersebut.

“Saya yakin dengan bukti-bukti yang ada dan saya percaya ia tidak akan melarikan diri,” kata Kepala Polisi Somyot Poompanmoung kepada AFP setelah dikeluarkannya perintah penangkapan, Senin (1/6).(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL