us courtMiami, LiputanIslam.com — Perusahaan rokok terbesar kedua di AS, RJ Reynolds Tobacco Company, dijatuhi hukuman denda senilai $23,6 juta atau sekitar Rp 250 miliar oleh pengadilan di Florida, AS.

Sebagaimana laporan BBC, Senin (21/7), hukuman ini dijatuhkan karena perusahaan dianggap bertanggungjawab atas meninggalnya seorang perokok, Michael Johnson Sr, karena kanker paru-paru pada tahun 1996.

Cynthia Robinson, istri dari Michael Johnson Sr mengajukan tuntutan atas kematian suaminya tahun 2008.

Dalam persidangan yang berlansung selama 4 minggu, pengacara Cynthia Robinson menyebutkan bahwa RJ Reynolds telah lalai untuk mengingatkan para pelanggannya tentang bahaya merokok. Akibatnya Michael Johnson Sr mengalami kecanduan rokok dan berakhir dengan menderita kanker paru-paru.

“Saya harap putusan ini memberi tanda kepada RJ Reynolds dan perusahaan-perusahaan rokok lainnya untuk menghentikan tindakan yang mengancam nyawa orang-orang tidak bersalah,” kata pengacara.

Pejabat perusahaan menyebut sanksi tersebut sebagai “berlebihan” dan menyatakan banding atas keputusan tersebut ke pengadilan yang lebih tinggi.

Hukuman yang dijatuhkan kepada RJ Reynolds ini disebut sebagai hukuman paling berat yang pernah ditanggung perusahaan rokok karena tuntutan konsumen yang menjadi korban penyakit akibat rokok.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL