menara londonLondon, LiputanIslam.com — Menara London menjadi tuan rumah pesta makan malam para eksekutif perusahaan-perusahaan senjata dunia, Selasa (25/11) lalu. Acara ini mendapat kecaman publik karena dilangsungkan hanya beberapa hari setelah digelarnya festival “lautan tulip merah” di tempat tersebut.

Sebagaimana dilaporkan Russia Today, Jumat (28/11), acara tersebut digelar bersama oleh beberapa pihak termasuk Lockheed Martin, perusahaan pembuat senjata terbesar di dunia asal AS. Organiser acara ini menyebutnya sebagai “kesempatan penting untuk membuat jaringan koneksi bisnis baru”. Namun publik menyebutnya sebagai “ketidak pekaan yang keterlaluan”.

Pada tanggal 11 November lalu di tempat ini baru saja berakhir festival “lautan tulip merah” sebagai peringatan berakhirnya Perang Dunia I. Dalam acara ini, Menara London dipenuhi dengan warna merah bunga tulip, simbol darah yang tertumpah dalam perang tersebut.

Setiap tamu yang hadir dalam jamuan tersebut dikenakan biaya £240 per-kepala. Hadir dalam acara itu adalah Kastaf Gabungan Inggris Jendral Sir Nicholas Houghton. Namun, demi menghindari kemarahan publik, acara ini tidak dipublikasikan.

Selain para eksekutif perusahaan senjata, pejabat-pejabat senior sipil dan militer dari berbagai negara juga hadir.

Demi menjaga kerahasiaan, para tamu tidak mendapatkan informasi tentang tempat acara tersebut sebelum mendaftarkan diri.

Tahun lalu Menara London juga menggelar acara serupa. Kala itu, setiap meja dijual dengan harga sekitar Rp 50 juta.

Menara LOndon dikelola oleh Historic Royal Palaces Group (HRP), sebuah yayasan yang mengandalkan keuangannya dengan sumbangan dan acara-acara penggalangan dana.

Menyusul acara serupa tahun lalu, HRP Group mengatakan akan mempertimbangkan untuk membuat kebijakan etis untuk acara-acara yang digelar oleh perusahaan-perusahaan swasta. Namun hingga saat ini, belum ada pengumuman tentang kebijakan tersebut.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL