donetsk-7Donetsk, LiputanIslam.com — Puluhan orang tewas dalam pertempuran hebat memperebutkan bandara internasional Donetsk, Ukraina timur, Senin (26/5). Pasukan Ukraina mengerahkan helikopter serbu hingga pesawat tempur untuk menggempur milisi separatis yang menduduki bandara tersebut.

Lebih dari 50 milisi tewas dalam pertempuran itu, demikian juga sejumlah korban sipil yang tidak diketahui. Demikian keterangan pemimpin gerakan separatis yang diangkat sebagai Gubernur Donetsk, Aleksandr Boroday kepada kantor berita Rusia RIA Novosti, Selasa (27/5).

“Kami kehilangan lebih dari 50 pejuang. Sebagian dari mereka adalah penumpang 2 truk Kamaz yang dibom tentara Ukraina. Truk-truk itu tengah mengangkut milisi yang terluka saat diserang di dekat bandara. Sekitar 15 orang tewas dalam seragan itu,” kata Boroday.

Pemimpin separatis lainnya, Denis Pushilin, juga memperkirakan jumlah korban serangan besar-besaran tentara Ukraina mencapai 100 orang.

“Tidak mungkin mengumpulkan mayat-mayat yang tergeletak karena adanya penembak jitu yang menembaki siapapun yang mencoba membawa mereka,” kata Pushilin.

Namun Dewan Kota Donetsk menyatakan jumlah korban lebih sedikit, yaitu 38 milisi dan 2 warga sipil.

Selain serangan terhadap truk pengangkut korban luka-luka, milisi separatis juga mengklaim tentara Ukraina menyerang ambulan yang membawa korban luka-luka. Ambulan dan penumpangnya masih terjebak dalam pertempuran.

Boroday mengklaim pihaknya juga berhasil menewaskan sejumlah tentara Ukraina meski tidak mengetahui jumlahnya. Namun Menlu Ukraina Arsen Avakov membantah adanya korban di pihaknya.

“BAndara itu telah dikuasai sepenuhnya. Musuh menderita kekalahan serius, tidak ada korban di pihak kami,” kata Avakov dalam keterangan persnya hari Selasa (27/5).

Menurut beberapa milisi, pasukan Ukraina juga menyerang rumah-rumah penduduk yang berada di dekat bandara.(ca/russia today)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL