kantor pertaminaJakarta, LiputanIslam.com — PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Foundation bekerjasama dengan Swiss German University (SGU) kini tengah mencari 20 mahasiswa/mahasiswi terbaik Indonesia untuk mendapatkan beasiswa di bidang energi dan lingkungan.

Pemberian beasiswa ini sebagai wujud komitmen Pertamina dalam mendukung ketersediaan sumber daya manusia berkualitas di bidang energi terbarukan. Beasiswa diberikan selama 4 tahun hingga lulus kuliah. Di tahun pertama, Pertamina menyiapkan Rp800 juta untuk membiayai beasiswa ini.

Program beasiswa diberikan kepada mahasiswa/mahasiswi berprestasi yang terdaftar serta telah memenuhi syarat yang ditetapkan oleh Pertamina.

Sebanyak 20 mahasiswa/mahasiswi terbaik di program studi Sustainable Energy & Environment, fakultas Life Sciences and Technology SGU, berkesempatan menerima beasiswa yang jumlahnya sebesar 50% dari total biaya kuliah di semester 1-6.

Khusus di semester 7-8, bagi penerima beasiswa yang sudah memenuhi masa magang di Eropa, berkesempatan mendapatkan beasiswa sebesar 100% dengan syarat memiliki ketertarikan untuk bekerja di Pertamina serta telah lulus persyaratan yang telah ditetapkan Pertamina.

Wakil Direktur Eksekutif Pertamina Foundation, Wahyudin Akbar, mengatakan keberadaan masa depan Indonesia yang lebih baik melalui penyiapan sumber daya berkualitas menjadi bagian penting komitmen Pertamina.

“Pertamina Foundation sebagai bagian dari komitmen Pertamina di bidang peningkatan kualitas SDM di Indonesia telah lama menggulirkan beragam program beasiswa. Melalui kerjasama ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap penyediaan SDM berkualitas di masa depan,” kata Akbar saat acara MoU Signing Ceremony Program Pertamina Beasiswa Sobat Bumi Sustainable Energy dan Environment Study di Gedung Pusat Pertamina, Jakarta, Jumat (28/3).

Lebih jauh Akbar menjelaskan, jurusan Sustainable Energy & Environment yang tergabung dalam fakultas Life Sciences and Technology akan memulai awal perkuliahan di bulan Agustus 2014 dengan memfokuskan pengajaran di bidang energi khususnya energi terbarukan, lingkungan serta sumber daya air.

“SGU menjadi universitas internasional pertama di Indonesia yang membuka program studi khusus di bidang energi berkelanjutan dan lingkungan. Ini wujud kontribusi kami dalam menjadi universitas yang mencetak lulusan yang berbekal pengetahuan dan kompetensi membangun Indonesia,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Dekan Fakultas Life Sciences and Technology Irvan Kartawiria menyebutkan, untuk mendapatkan beasiswa tersebut ada beberapa persyaratan, diantaranya mengikuti seleksi tes Bahasa Inggris, Matematika, dan psikotes serta wawancara langsung.

“Tes bahasa Inggris mirip standar TOEFL, tes matematika karena matematika merupakan dasar banyak ilmu, tes general kemampuan berpikir secara logika kayak IQ tes dan ada standar minimum. Terakhir interview langsung dengan tim SGU untuk jadi calon mahasiswa,” ujar dia.

Sebagai informasi, SGU merupakan upaya bersama antara Jerman, Austria, Swiss, dan Indonesia yang didirikan pada tahun 2000 dan berhasil menjadi universitas internasional pertama di Indonesia.(ca/detiknews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*