blackwater3Donetzk, LiputanIslam.com — Personil-personil “tentara bayaran” Blackwater dikabarkan telah berada di kota Donetzk, Ukraina, yang sebagian besar penduduknya adalah pendukung Rusia.

Dari video yang beredar di YouTube sejak minggu lalu, terlihat beberapa orang berseragam militer model Amerika berlarian di jalanan kota Donetzklast dengan senjata laras panjang dan rompi anti-peluru. Terlihat juga adegan orang-orang mengejar mereka dan meneriaki mereka: “Blackwater!”

Video tersebut mengkonfirmasi pernyataan seorang diplomat Rusia di Kiev kepada kantor berita Rusia Interfax tgl 5 Maret, bahwa sebanyak 300 personil perusahaan jasa keamanan swasta telah tiba di Ukraina.

“Mereka adalah tentara bayaran yang ahli dalam operasi militer. Sebagian besarnya pernah bertugas di Irak, Afghanistan dan negara-negara lain,” kata diplomat tersebut. Menurut keterangan tersebut kebanyakan personil “tentara bayaran” tersebut berasal dari Amerika.

Donetsk dalam beberapa hari terakhir telah menjadi arena unjuk kekuatan antara massa pro-Rusia dan anti-Rusia. Massa pro-Rusia bahkan sempat menguasai gedung pemerintahan dan mengibarkan bendera Rusia di atasnya.

Untuk menancapkan kekuasaannya di Donetzk, rezim baru Ikraina di Kiev telah mengangkat miliuner Serhiy Taruta, orang terkaya nomor 16 di negeri itu, sebagai Gubernur. Miliuner lainnya, Kolomoisky, diangkat sebagai gubernur Dnipropetrovsk. Seperti Donetzk, provinsi terakhir juga terletak di Timur Ukraina yang pengaruh budaya Rusia masih sangat kental.

Sementara itu Blackwater yang didirikan tahun 1997 di Moyock, North Carolina, oleh mantan personil Navy Seal Erik Prince, telah berpengalaman luas menjadi pelayan kepentingan politik Amerika di berbagai pelosok dunia. Nama perusahaan ini mencuat di dunia ketika pada tgl 16 September 2007 5 personilnya yang bertuga mengawal para diplomat Amerika di Irak, menembaki warga sipil di Baghdad dan menewaskan 17 orang.(ca/press tv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*