Gaza,LiputanIslam.com—Seperti halnya umat Muslim di seluruh dunia, umat Muslim di Gaza pun ikut mempersiapkan penyambutan Hari Raya Idul Adha di tengah segala keterbatasan hidup dan kebutuhan ekonomi.

Biasanya, umat Muslim pergi ke pasar beberapa hari sebelum Idul Adha untuk membeli hadiah, manisan, dan pakaian baru untuk keluarga mereka. Tapi umat Muslim di Gaza yang hidup dalam garis kemiskinan tidak bisa melakukan rutinitas semacam itu.

Lebaran Idul Adha kali ini, umat Muslim di Gaza, kemungkinan tidak bisa merayakan Idul Adha secara maksimal.

Pada umumnya, seluruh pasar saat Idul Adha ramai dikunjungi konsumen. Namun, para pemilik toko di Gaza mengeluhkan sepinya penjualan. Keadaan ini terjadi karena sekitar enam puluh ribu karyawan Palestina di Gaza dipotong gajinya oleh otoritas Palestina akibat kekurangan uang pada tahun 2017.

Baca: Mesir Akan Buka Perlintasan Rafah Usai Idul Adha

Selain itu, mereka harus menghadapi pahitnya blokade yang diberlakukan oleh Israel. Maka, seperti Idul Adha sebelumnya, perayaan Idul Adha orang-orang Palestina kali ini, kembali dirusak oleh kemiskinan dan pengangguran. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*