Pemohon Antasari Azhar (kedua kanan) didampingi Adik almarhum Nasrudin Zulkarnaen, Andi Syamsudin (kanan) menghadiri sidang putusan uji materi UU No. 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana Pasal 268 ayat (3) di Mahkamah Konstitusi, Jakarta,Jakarta, LiputanIslam.com — Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar, kembali mencoba mencari keadilan atas kasus yang menerpanya. Kali ini, dia membawa bukti baru untuk mengungkap dalang di balik terbunuhnya Nazrudin Zulkarnaen.

Adik Nazrudin, Andi Syamsudin akan bersaksi dalam sidang perdana di Pengadilan Negeri Tangerang. Sidang ini juga akan dihadiri Mayapada dan Kapolda Metro Jaya.

“Materi untuk mencari baju korban tewas milik Nazrudin Zulkarnaen,” ungkap Koordinator Kuasa Hukum Antasari, Boyamin Saiman dalam keterangan persnya di Jakarta, Sabtu (8/11/2014) seperti dilansir Merdeka.

Boyamin yakin, gugatan ini menjadi pintu masuk untuk mengungkap konspirasi atas kasus yang dihadapi Antasari. Salah satunya, hilangnya salah satu barang bukti penting, yakni baju korban yang dikenakan Nazrudin saat terbunuh.

“Gugatan ini sebagai pintu masuk untuk menguak konspirasi terhadap rekayasa kriminalisasi terhadap Antasari Azhar berupa Barang bukti penting baju korban tidak mungkin hilang jika tidak ada rekayasa,” tegasnya. Sidang tersebut rencananya akan digelar pada Senin (10/11) pukul 10.00 WIB.

Seperti diketahui, bulan Maret lalu, permohonan uji materi Pasal 286 ayat 3 Kitab Undang undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dikabulkan Mahkamah Konstitusi (MK). Dengan begitu, peluang Peninjauan Kembali (PK) kedua kali atas kasus yang membelitnya dapat dilakukan. Selama ini, segala upaya hukum dari tingkat banding hingga PK selalu kandas. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL