Sumber: republika.co.id

Palu, LiputanIslam.com– Mejelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Tengah bersama ribuan warga Palu menggelar doa dan dzikir dalam rangka memperingati satu tahun berlalu bencana alam gempa bumi yang melanda Kota Palu dan sekitarnya. Ketua MUI Kota Palu, KH Zainal Abidin mengatakan bahwa zikir adalah mengingat Allah, mengingat kekuasaan dan keagungan-Nya.

“Zikir adalah mengingat. Artinya mengingat Allah SWT yang terucap lewat lidah atau dalam hati,” ucapnya seperti dilansir republika.co.id pada Mingu (29/9).

Sementara walikota Palu, Hidayat meminta masyarakat agar senantiasa sabar ketika menghadapi bencana. Menurutnya, doa yang dipanjatkan masyarakat dapat membantu para korban yang telah mendahului untuk mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah. Ia mengajak masyarakat bersama-sama mengirimkan doa untuk para korban yang sudah mendahului.

Baca: MUI Prihatin Banyak Korban Kerusuhan Wamena

“Semoga apa yang dilakukan menjadi amal ibadah di sisi Allah,” katanya. (aw/republika/detik).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*