Damaskus, LiputanIslam.com–Pemerintah provinsi Homs menyatakan bahwa serangan AS ke pangakalan udara Shayrat, Suriah, telah membunuh 14 orang termasuk 9 penduduk sipil, dan melukai 13 perempuan dan anak-anak di dekat perumahan Shayrat.

“Tidak diragukan lagi, serangan Amerika ke pangkalan udara Shayrat ditujukan untuk mendukung kelompok teroris dan melemahkan para tentara Suriah yang tengah melawan para teroris,” kata gubernur Homs, Talal al-Barazi, kepada kantor berita RT.

“Agresi ini terhadap Suriah bukan yang pertama kali dan mungkin bukan terakhir kali.” ujarnya.

Kantor berita Suriah SANA pada Jumat lalu melaporkan bahwa misil AS juga membentur desa Al-Hamrat, dan membunuh 4 penduduk sipil termasuk seorang anak kecil.

“Tujuh penduduk sipil lain terluka di Al-Manzul, 4 kilometer daru pangkalan udara  Shayrat,” lapor SANA.

Pada jam 4:40 pagi waktu lokal (00:40 GMT), 59 misil Tomahawk ditembakkan dari kapal perang AS. Penembakan ini diperintahkan oleh Presiden Donald Trump pasca klaim AS bahwa pemerintah Suriah menggunakan senjata kimia di Idlib pada Selasa lalu. (ra/rt)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL