Foto: SANA

Foto: SANA

Damaskus, LiputanIslam.com – Kendati berada dalam situasi krisis, peringatan Hari Al-Quds Internasional di Damaskus, Suriah, diikuti oleh puluhan ribu demonstran. Mereka bertolak dari pintu masuk Pasar al-Hamidiyeh menuju Masjid Umayah di Damaskus, seperti  dilansir Syrian Arab News Agency.

Suriah, merupakan satu-satunya negara Arab anti-Israel yang sangat peduli dengan Palestina. Tercatat, Suriah pernah berperang langsung melawan Israel dalam Perang Kemerdekaan, Perang Enam Hari dan Perang Yom Kippur. Suriah, sampai hari  ini masih belum ada kata damai dengan Israel, melainkan hanya gencatan senjata semata.

Suriah menyediakan kamp-kamp untuk digunakan sebagai tempat tinggal penduduk Palestina yang terusir dari tanah airnya. Dan Di Suriah, mereka mendapatkan fasilitas yang sama sebagaimana penduduk Suriah asli. Sekolah gratis, biaya kesehatan gratis , hanya saja, mereka tidak bisa menjadi pegawai pemerintah.

Sementara itu di Pakistan, para penduduk melakukan do’a bersama guna mendukung rakyat Palestina. Di seluruh masjid-masjid di negara itu, khotbah dan doa ditujukan untuk kemerdekaan rakyat Palestina, dan kutukan untuk Zionis Israel.

Di Bahrain, para demonstran turun ke jalan-jalan di berbagai kota, juga untuk memperingati Hari Al-Quds Internasional. Rakyat Bahrain menegaskan dukungan mereka kepada rakyat Palestina dan mengecam diamnya negara-negara  seperti AS, atas agresi Zionis Israel yang tidak berperikemanusiaan.

Di Lebanon, bendera Palestina dan Hizbullah berkibar  dalam demonstrasi pada malam Al-Quds Internasional untuk mengecam kejahatan Israel. (ba)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL