Kawasan Gush Etzion (foto:PNN)

Kawasan Gush Etzion (foto:PNN)

Yerusalem, LiputanIslam.com–Sepuluh hari berlalu sejak pengumuman gencatan senjata permanen yang mengakhiri perang 51 hari di Gaza. Namun situasi bangsa Palestina tetap tak berubah. Kejahatan Israel terus dilakukan tanpa banyak mendapatkan perhatian dunia internasional. Palestine News Network (PNN) melaporkan, para pemukim Israel terus menyerang Al Aqsa. Ketua Dewan Otoritas Islam dan ulama di Yerusalem, Ekrema Sabri, mengatakan kepada PNN (3/9/2014) bahwa pemukim Israel itu, disertai para rabi, dan polisi Israel, menyerang AlAqsa dengan dalih merayakan hari libur Yahudi selama tiga hari

Selain itu polisi Israel telah menghalangi kaum perempuan Palestina memasuki masjid selama tiga hari

Mahmoud alabu Atta, seorang pejabat media Yayasan Wakaf dan Warisan Al Aqsa  mengatakan bahwa beberapa pemukim berusaha untuk mencapai kubah batu, tempat suci bagi umat Islam. Untunglah jamaah Palestina menghadapi mereka dan memaksa mereka untuk meninggalkan masjid.  Dikutip dari harian Al Ray, Abu alAtta melaporkan bahwa pasukan Israel menangkap tiga orang yang mencoba untuk melindungi masjid. Mereka bernama Younis Tork (52 tahun), Nasim Abu Nada (32), dan Ibrahim Syiam (65).

Selain itu, pemerintah Israel telah mengumumkan akan menyita 4.000.000   tanah yang dimiliki oleh warga Palestina di barat Betlehem, dekat daerah pemukiman Gush Etzion.

Daerah ini dekat Desa Jaba’a, terletak 3 km sebelah timur dari Jalur Hijau dan dikelilingi oleh pemukiman ilegal Israel, Gush Etzion, dan Tembok Apartheid. PNN yang mengutip sumber-sumber Israel (31/8) menyebutkan bahwa pemerintah Israel telah memberikan waktu 45 hari kepada pemilik tanah untuk mengajukan keberatan atas penyitaan ini ke pengadilan Israel. (dw)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL