flaperonParis, LiputanIslam.com — Para penyidik Perancis memastikan bahwa bagian pesawat yang ditemukan di Pulau Reunion bulan Juli lalu merupakan bagian dari pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang tahun lalu.

Sejak ditemukan, bagian sayap pesawat yang disebut dengan ‘flaperon’ itu diteliti oleh para ahli penerbangan Perancis.

Otoritas Perancis telah menggelar operasi pencarian di sekitar Pulau Reunion untuk mencari bagian-bagian pesawat lainnya, namun tidak ditemukan.

Pesawat Malaysia Airlines MH370 menghilang bersama hampir 300 penumpang dan awaknya, dalam perjalanan dari Kuala Lumpur ke Beijing pada bulan Maret 2014.

Kepastian tentang bagian pesawat itu diperoleh setelah seorang teknisi yang bekerja di Airbus Defense and Space (ADS-SAU) di Spanyol, yang merupakan pembuat bagian pesawat itu untuk Boeing, berhasil mengidentifikasi nomor seri yang tertera di ‘flaperon’ itu sebagian bagian dari MH370. Demikian seperti dilansir BBC News, Kamis (3/9).

Sementara itu badan keselamatan transportasi Australia (ATSB) terus melakukan pencarian di selatan Samudra Hindia, dimana diyakini pesawat MH370 jatuh, ribuan mil dari Pulau Reunion.

PM Australia Tony Abbott mengatakan bahwa pencarian akan terus dilakukan. “Karena kita berhutang kepada jutaan orang yang menggunakan langit kita,” katanya.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL