dubes homoRoma, LiputanIslam.com — Gereja Roma di Vatikan yang dipimpin Paus Franciskus tetap bungkam, meski sudah tiga bulan Perancis mengusulkan untuk mengirimkan seorang homoseks (gay) sebagai duta besarnya di Vatikan.

Perancis mengusulkan diplomat senior yang diketahui publik sebagai seorang homoseks, Laurent Stefanini, untuk menduduki jabatan duta besar di Gereja Vatikan pada bulan Januari lalu.

Biasanya hanya membutuhkan waktu sebulan bagi Vatikan untuk menyetujui atau menolak calon duta besar yang diajukan negara sahabatnya. Demikian kantor berita BBC News melaporkan, Jumat petang (10/4).

Media-media Perancis melaporkan bahwa pemerintah Perancis akan bersikukuh dengan usulannya itu. Sementara bagi Vatikan hal ini seperti sebuah tamparan mengingat salah satu ajaran pokok Gereja Katholik adalah menolak homoseksual.

Tahun 2007 Perancis juga mengusulkan dubes homoseksual untuk Vatikan, namaun menariknya kembali setelah tidak ada respon dari Vatikan selama berbulan-bulan.

Media Katholik Perancis La Croix melaporkan bahwa Vatican mengindikasikan akan menolak usul Perancis itu.

Stefanini yang telah mengakui di depan publik sebagai seorang homoseksual pernah menjadi Dubes Perancis untuk Roma antara tahun 2001 dan 2005.

“Ia adalah salah seorang diplomat terbaik kami. Itulah sebabnya kami menunjuknya. Kami masih menunggu jawaban dari usulan kami,” kata Menlu Perancis kepada AFP.

Perancis adalah salah satu negara yang telah melegalisir perkawinan sejenis pada tahun 2013, meski mendapat tantangan keras dari warganya yang mayoritas penganut Katholik.

Di sisi lain Paus Francis dikenal toleran terhadap isu homoseksual dengan pernyataannya tahun 2013, “Siapa saya untuk menyalahkan (homoseksual).”

Tahun lalu Sidang Para Uskup Se-Dunia (Sinoda) gagal mengakui homoseksual sebagai sesuatu yang ‘normal’ setelah peserta sidang gagal memenuhi kuorum.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL