anchor cinaBeijing, LiputanIslam.com — Seorang penyiar TV terkenal Cina dipecat dari pekerjaannya setelah ketahuan mengolok-olok pendiri negara Republik Rakyat Cina (RRC) Mao Zedong.

BBC News melaporkan, Bi Fujian tampak dalam sebuah rekaman video muncul di televisi CCTV, menyanyikan lagu parodi dimana ia menyebutkan bahwa rakyat Cina hidup menderita di bawah kepemimpinan Mao.

CCTV menyebutkan bahwa tindakan Bi itu telah memberikan dampak sosial yang serius. Namun sebagian warga Cina justru membelanya, demikian BBC News melaporkan.

Berhasil membangun pondasi negara RRC dari tahun 1940-an hingga 1970-an, Mao dipandang memiliki sisi negatif yang tidak bisa dihilangkan dalam sejarah, di antaranya terjadinya kelaparan dan kebijakan ‘Revolusi Kebudayaan’ yang menewaskan ribuan rakyat Cina sendiri yang dianggap menghambat pembangunan Cina.

Secara umum, tulis BBC, 70% rakyat Cina masih menghormati Mao dan hanya 30% yang menentangnya.

Bi adalah pemandu acara tahunan variety show Tahun Baru di televisi CCTV yang merupakan progam televisi yang paling banyak ditonton di seluruh dunia.

Dalam video tersebut Bi menyebut Mao sebagai ‘anak tua dari seorang pelacur’ dan ‘kami sudah cukup menderita karena Mao’. Orang-orang yang menyaksikan Bi menyanyi pun terdengar tertawa keras.

Sebuah media pemerintah melaporkan bahwa Bi diskors selama 4 hari. Sementara itu CCTV mengatakan akan ‘menangani masalah ini dengan serius sesuai dengan undang-undang yang berlaku dan penyelidikan yang hati-hati.”

China Digital Times menyebutkan bahwa seluruh media massa Cina, termasuk situs-situs internet, dilarang mempublikasikan video itu dan membesar-besarkan beritanya.

Memerintah Cina antara tahun 1945 dan 1976, Mao telah memimpin kebijakan-kebijakan yang kontroversial, seperti ‘Lompatan Jauh ke Depan’ dan ‘Revolusi Kebudayaan’ yang mengorbankan nyawa ribuan rakyat Cina dan penghancuran kebudayaan Cina.

Meski secara resmi pemerintah Cina mengakui adanya kesalahan-kesalahan yang dilakukan Mao, ia masih menjadi figur yang dihormati di Cina dan pelecehan terhadap dirinya, juga kepada para pemimpin Cina lainnya dianggap sebagai kejahatan.

BBC belum melaporkan reaksi pemerintah Cina atas masalah itu.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL