williams2New York, LiputanIslam.com — Penyiar terkenal televisi NBC News, Brian Williams, diskors selama 6 bulan tanpa gaji setelah terbukti melakukan kebohongan dalam sebuah laporannya tentang Perang Irak tahun 2003 lalu.

Presiden NBC News Deborah Turness sebagaimana dilansir BBC News, Rabu (11/2), mengatakan bahwa Williams telah memberikan laporan yang keliru saat meliput Perang Irak tahun 2003. Selanjutnya ia mengatakan bahwa NBC akan melakukan kajian terhadap kinerja Williams sementara ia diskors selama 6 bulan tanpa gaji.

“Kami akan melakukan review terhadap pekerjaan Williams sementara ia menjalani skorsing. Sementara itu Lester Holt akan menggantikan tugasnya di program ‘NBC Nightly News’,” kata Turness.

“Dengan tindakannya itu Brian telah merusak kepercayaan jutaan warga Amerika kepada NBC News. Tindakan-tindakannya tidak bisa dimaafkan dan hukuman ini cukup keras dan tepat,” kata CEO NBC Universal, Steve Burke.

Hukuman tersebut diberikan setelah Williams mengakui telah berbohong dengan mengaku berada di dalam helikopter yang tertembak saat menjalankan reportase tentang Perang Irak. Ketika beberapa saksi membantah pernyataan tersebut, Williams pun akhirnya mengakui telah berbohong, namun ia berdalih bahwa ingatannya tidak terlalu baik atas peristiwa 12 tahun yang telah lampau.

Klaim palsu tersebut ternyata dilakukannya berkali-kali. Dalam acara ‘The Late Show with David Letterman’ bulan Maret tahun lalu, misalnya, pengakuan tersebut diulang kembali. Hal itu memicu beberapa saksi peristiwa tersebut untuk berbicara. Dalam sebuah wawancara di media Stars and Stripes, beberapa personil militer AS yang berada di dalam helikopter yang diserang itu mengatakan bahwa Williams baru tiba satu jam kemudian dengan helikopter lain.

Williams telah menyatakan permohonan ma’af secara on air atas kebohongannya. Namun kemarahan publik tidak bisa dihentikan begitu saja sehingga berujung pada skorsing terhadap Williams.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL