virginLos Angeles, LiputanIslam.com — Penyelidikan jatuhnya pesawat luar angkasa Virgin Galactic SpaceShipTwo di gurun pasir Mojave, Kalifornia, membutuhkan waktu sekitar setahun. Demikian otoritas penerbangan AS melaporkan.

Namun selama masa penyelidikan itu Virgin Galactic masih diperbolehkan melakukan penerbangan ujicoba.

Sebagaimana dilaporkan LI Sabtu (1/11), pesawat luar angkasa milik perusahaan swasta, SpaceShipTwo, meledak di udara saat menjalani ujicoba di padang pasir Mojave, hari Jumat (31/10). Seorang pilot tewas dalam musibah itu, sementara seorang pilot lainnya mengalami luka-luka setelah sempat terjun di udara.

Pimpinan Virgin Group, Sir Richard Branson, mengatakan bahwa pihaknya bertekad untuk mengetahui penyebab musibah tersebut. Ia juga bertekad untuk meneruskan ambisinya menjadi penyedia jasa penerbangan wisata luar angkasa dengan pesawat Virgin Galactic.

Dikabarkan sebanyak 800 calon penumpang telah mendaftarkan diri untuk menjadi penumpang Virgin Galactic dengan bayaran $200.000 atau lebih dari Rp 2 miliar.

Sebagaimana dilaporkan BBC News, Badan Keselamatan Penerbangan AS telah menyelesaikan penyelidikan awal dan akan mengevaluasi bukti-bukti di tempat kecelakaan antara 4 hingga 7 hari. Jubir otoritas keselamatan penerbangan itu menyebutkan bahwa reruntuhan pesawat tersebar pada area sepanjang 5 mil.

Ia nemambahkan bahwa penerbangan ujicoba Virgin Galactic telah terdokumentasikan dengan baik dan timnya akan bekerja keras untuk mengevaluasi data-data penerbangan itu. Diperkirakan penyelidikan akan memakan waktu hingga setahun.

Ia menyebutkan bahwa di dalam pesawat Virgin Galactic sendiri terdapat 6 kamera, ditambah 3 kamera lainnya di pesawat peluncur yang diberi nama WhiteKnightTwo. Namun tidak dijelaskan apakah kamera-kamera itu berhasil ditemukan.

Sementara itu disebutkan bahwa pilot yang tewas dalam kecelakaan itu bernama Michael Alsbury, berusia (39 tahun). Sedangkan pilot kedua yang selamat bernama Peter Siebold (43 tahun).

Scaled Composites, perusahaan pembuat Virgin Galactic SpaceShipTwo yang mempekerjakan kedua pilot itu mengatakan bahwa Siebold telah sadar dan telah berbicara dengan dokter dan keluarganya.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL