chris brownManila, LiputanIslam.com — Penyanyi rapp Chris Brown akhirnya diijinkan meninggalkan Filipina setelah sempat ditahan selama 3 hari karena kasus pelanggaran kontrak konser tahun lalu.

Seperti dilansir BBC News, Jumat (24/7), Chris Brown dijinkan meninggalkan Filipina setelah memohon pengampunan pada otoritas imigrasi setempat, atas kasus yang menjeratnya akhir tahun lalu. Kala itu, Brown melakukan pelanggaran dengan tidak hadir dalam sebuah konser akhir tahun di Manila.

Dalam sebuah rekaman video yang diunggah di Instagram, tampak Brown berlutut dan memohon kepada petugas imigrasi untuk mengijinkannya pergi. Dalam video itu, juga terpampang tulisan yang menunjukkan Brown berusaha mengundang perhatian Presiden AS Barack Obama atas masalah yang menimpanya itu.

“Please, please, biarkan saya pergi,” kata Brown saat itu.

Namun kemudian video tersebut dicabutnya kembali. Sebaliknya, ia kemudian mengunggah video baru yang menunjukkan dirinya tengah bersiap meninggalkan Filipina dengan pesawat pribadinya.

Jubir Keimigrasian Filipina Elaine Tan, mengatakan kepada Associated Press bahwa Brown telah diijinkan meninggalkan Filipina.

Brown datang ke Filipina untuk menggelar konser di Manila pada hari Selasa (21/7). Selanjutnya ia akan menggelar konserdi Macau, Cina pada hari Jumat. Namun pertunjukannya di Jakarta pada hari Sabtu (25/7) dibatalkan karena masalah keamanan.

Pada akhir tahun 2014 lalu Brown gagal tampil dalam konser yang disponsori oleh organisasi Kristen Iglesia ni Cristo dengan jumlah pengunjung mencapai 55.000. Ia berdalih kehilangan passport.

Kejaksaan Agung Filipina mencegahnya pergi hingga ia menunjukkan dokumen yang menjamin dirinya tidak memiliki kewajiban hukum yang harus dipenuhi di Filipina.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL