Washington, LiputanIslam.com—Menteri Pertahanan AS, Patrick Shanahan, menyatakan bahwa tindakan perlawanan pemerintahan Trump terhadap Iran sejauh ini tidak mengubah tingkah laku Republik Islam itu. Menurutnya, Tehran masih dianggap sebagai ancaman bagi pasukan militer Amerika.

Tindakan pemerintahan Trump yang dimaksud Shanahan adalah diantaranya persetujuan penyebaran kapal induk, pengebom, dan 1.500 tentara tambahan ke Timur Tengah. Menurutnya, sejauh ini, langkah-langkah itu berhasil menangkal serangan terhadap pasukan Amerika, tetapi ancaman Teheran tetap tak tertandingi.

“Saya tidak melihat perubahan dalam perilaku apa pun. Saya pikir situasinya … masih tetap tegang. Ini adalah kawasan dengan ancaman tinggi. Ancaman Iran terhadap pasukan kami di kawasan itu tetap ada,” katanya pada Rabu (29/5).

Shanahan juga mengatakan kepada wartawan bahwa ia juga sudah memberikan pengarahan kepada anggota parlemen AS tentang ancaman Iran pada pekan lalu. Hal itu ia lakukan sebagai tanggapan atas kritik dari kalangan Demokrat bahwa tidak ada bukti nyata tentang ancaman dari Iran. Namun, ia mengakui bahwa ia tidak dapat memberikan gambaran lengkap tentang situasi di lapangan.

Pemerintahan Trump telah mengambil sikap agresif terhadap Iran sejak mereka menarik diri dari kesepakatan nuklir 2015 untuk menjatuhkan sanksi kepada negara kaya minyak itu. (ra/sputnik)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*