Washington, LiputanIslam.com–Pentagon mengumumkan bahwa permainan perang AS dan Korea Utara akan dimulai minggu depan akibat ketegangan yang meninggi antara Pyongyang, Seoul dan Washington.

Dalam sebuah pernyataan pers, Pentagon mengatakan bahwa pasukan manuver bernama Ulchi-Freedom Guardian akan mulai bergerak pada Senin depan sampai 31 Agustus.

Sekitar 17.500 tentara Amerika akan berpartisipasi dalam latihan militer. Tahun lalu, ada sekitar 25.000 tentara yang mengikuti manuver ini.

Pengumuman latihan militer ini dinilai banyak orang akan memicu kemarahan Korea Utara yang sebelumnya mengancam akan segera menyerang pangkalan militer AS di Guam jika Negeri Paman Sam itu melakukan tindak provokatif.

Dan baru pada minggu lalu, Presiden Donald Trump mengeluarkan pernyataan yang dinilai provokatif bahwa AS akan menyerang Korut dengan “api dan amarah”.

Namun, pada hari Selasa lalu, Kim Jong-un menegaskan bahwa militernya tak akan cepat-cepat menyerang Guam, tetapi akan tetap siap siaga menembakkan rudal sembari memperhatikan gerak-gerik militer Washington.

Menteri Pertahanan AS James Mattis pada Senin lalu memperingatkan bahwa jika sebuah rudal jatuh ke Guam, itu akan disikapi sebagai sebuah aksi perang.

“Jika mereka menembak ke AS… [itu artinya] permainan dimulai,” tegas Mattis di Pentagon.  (ra/presstv).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL