serangan saudiSana’a, LiputanIslam.com — Serangan Saudi Arabia dan negara-negara Arab lainnya terhadap Yaman dianggap sebagai tindakan ilegal dan tidak memiliki tujuan yang jelas. Hal itu disampaikan oleh aktifis HAM dan pengamat politik asal Colombia Ajamu Baraka dalam wawancara dengan Press TV, Jumat (27/3).

“Serangan Saudi ke Yaman sangat ilegal, karena tidak memiliki dasar hukum internasional sama sekali,” kata Ajamu.

Menurutnya serangan tersebut merupakan tindakan kriminal yang dilakukan demi mencapai tujuan politik dengan cara meneror warga dan negara Yaman.

Lebih jauh ia menyebut, aksi tersebut akan menghambat upaya internasional untuk menghancurkan Al Qaida dan kelompok-kelompok teroris lainnya yang berada di Yaman.

Sementara itu Ali al-Ahmed, direktur lembaga kajian yang berbasis di Washington, IGA, berpendapat bahwa serangan Saudi itu merupakan sebuah kesalahan perhitungan yang bisa menjadi pemicu keruntuhan regim Saudi. Ia menuduh Saudi tengah berusaha memaksa Yaman untuk tunduk sebagai kaki tangan Saudi.

Ia menyebut, yang bakal dihadapi Saudi dan negara-negara Arab yang menyerang Yaman adalah suatu pertempuran hebat yang memberatkan mereka.

Sebagaimana diketahui, dalam operasi militer yang dilancarkan Saudi terhadap Yaman tahun lalu, Saudi harus kehilangan lebih dari 130 tentaranya dan hal itu dianggap sebagai kekalahan memalukan bagi Saudi. Sedangkan dalam operasi militer saat ini, sebagaimana diberitakan LI, Saudi sudah kehilangan 40 pasukannya yang tertawan dan sebuah pesawat tempurnya yang ditembak jatuh.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*