Anwar-Ibrahim-460_996701cKualalumpur, LiputanIslam.com — Pengadilan Malaysia melakukan persidangan banding kasus sodomi yang menjerat pemimpin oposisi Anwar Ibrahim.

Anwar dituduh melakukan tindakan sodomi terhadap pembantu laki-lakinya pada tahun 2008. Sodomi merupakan tindakan kejahatan di Malaysia namun sangat sedikit kasus sodomi yang pernah disidangkan.

Atas dakwaan itu Anwar dijatuhi hukuman penjara selama 5 tahun pada bulan Maret lalu. Ia menuduh pengadilan tersebut sebagai konspirasi yang dilakukan penguasa untuk mencegahnya berpartisipasi dalam perpolitikan Malaysia.

Sebagaimana dilaporkan BBC News, ratusan pendukung Anwar menggelar aksi dukungan terhadap Anwar di luar gedung pengadilan di Putrajaya, Kualalumpur, menuntut pengadilan berjalan adil.

Minggu lalu, sebelum pengadilan bandingnya dimulai, Anwar mengatakan kepada kantor berita Associated Press bahwa ia akan bebas jika pengadilan berjalan adil. Namun jika pengadilan memutuskannya bersalah, selain penjara, Anwar juga akan dilarang mengikuti kegiatan politik selama 5 tahun sejak bebas dari hukuman. Dengan demikian ia tidak bisa mengikuti pemilihan umum selanjutnya yang akan digelar tahun 2018.

Keputusan atas sidang banding ini diharapkan akan dibacakan hari Kamis (30/10).

Pengadilan yang mengadili kasus ini membebaskan Anwar dari dakwaan tahun 2012, namun pemerintah mengajukan banding dan memenangkan kasusnya pada bulan Maret lalu.

Pada tahun 2000, Mr Anwar juga pernah dijatuhi hukuman penjara karena tindakan sodomi dengan pengemudi pribadi keluarganya. Namun Mahkamah Agung membebaskannya tahun 2004.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL