sonia rahulNew Delhi, LiputanIslam.com — Sebuah pengadilan di India memanggil 2 tokoh berpengaruh Partai Congress, Sonia Gandhi dan Rahul Gandhi karena masalah “aset-aset yang tidak sesuai” pada surat kabar milik mereka.

Koran National Herald yang berhenti terbit pada tahun 2008, dibeli oleh Partai Congress tahun 2010 untuk dihidupkan kembali. Koran ini didirikan oleh perdana menteri pertama India Jawaharlal Nehru pada tahun 1938.

Sebagaimana laporan BBC, Kamis (26/6), pihak penggugat, Subramanian Swamy dari partai penguasa saat ini, BJP, menyebut keluarga Gandhi mengambil alih koran tersebut karena aset-asetnya yang besar. Menurutnya keluarga Gandhi telah menggunakan dana partai secara ilegal untuk menguasai aset-aset milik National Herald.

Jubir Partai Congress telah membantah tuduhan itu dan menyebutnya sebagai tuduhan yang “sepenuhnya salah”.

Selain Sonia dan Rahul Gandhi, pengadilan juga memanggil ketua Partai Congres Oscar Fernandes dan Motilal Vora. Partai oposisi terbesar yang pernah menguasai dunia perpolitikan ini mengalami kekalahan terbesar dalam pemilu terakhir baru-baru ini, dengan hanya merebut 44 kursi dari total 543 kursi parlemen.

Sebaliknya Bharatiya Janata Party (BJP) memenangkan 282 kursi, atau lebih dari 50% kursi, dan mengantarkan pemimpinnya, Narendra Modi, menjadi perdana menteri.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL