blackwater-thugs-iraqWashington, LiputanIslam.com — Pengadilan Federal AS menetapkan 4 orang mantan personil perusahaan jasa keamanan Blackwater bersalah dalam peristiwa pembunuhan terhadap 14 warga Irak di Baghdad tahun 2007.

Seperti dilaporkan BBC News, Kamis (23/10), Nicholas Slatten dinyatakan telah melakukan pembunuhan tingkat pertama dalam peristiwa itu. Sementara rekannya Paul Slough, Evan Liberty dan Dustin Heard dinyatakan melakukan pembunuhan “sukarela” (tanpa alasan jelas) atas sejumlah orang.

Selain 14 orang tewas, 17 warga Irak lainnya mengalami luka-luka setelah para anggota Blackwater itu melepaskan tembakan membabi-buta ke arah orang-orang yang berkumpul di Lapangan Nusoor di Baghdad hanya untuk memberi jalan bagi konvoi pejabat AS yang hendak lewat.

Penembakan itu menimbulkan kemarahan internasional dan perdebatan mengenai peran pasukan keamanan swasta di medan perang.

Dalam sistem hukum di AS, pembunuhan tingkat pertama mendapatkan hukuman mati atau penjara seumur hidup, sementara tiap satu pembunuhan “sukarela” mendapatkan hukuman penjara hingga 15 tahun.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL