BoedionoJakarta, LiputanIslam.com–Juru Bicara KPK, Johan Budi, telah membantah berita tentang penetapan status tersangka dalam kasus Century terhadap Boediono.  Namun jauh sebelumnya para pengamat meyakini penetapan Wakil Presiden Boediono sebagai tersangka kasus Bank Century hanya tinggal menghitung hari.

Chodry Sitompul, pengamat hukum pidana Universitas Indonesia menilai, Boediono ikut bertanggung jawab atas penerbitan FPJP dan penetapan Century sebagai bank gagal berdampak sistemik. Karena, saat itu Budiono menjabat gubernur Bank Indonesia. (baca: Bagaimana Status Boediono Sebenarnya?)

Menurut Chodry, kebijakan pemberian FPJP dan penetapan Century sebagai bank gagal berdampak sistemik merupakan keputusan yang diambil Dewan Gubernur BI secara kolektif kolegial. Tidak mungkin hanya mantan Deputi Gubernur BI Budi Mulya yang menjadi satu-satunya pihak yang bertanggung jawab atas kebijakan tersebut, ungkap Chodry seperti dikutip Kompas (7/12/2013).

Sebelumnya, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad pun berkali-kali menegaskan bahwa tidak ada beban sama sekali bagi KPK untuk menetapkan Boediono sebagai tersangka. Abraham menyatakan bahwa lembaganya tidak merasa diintervensi oleh pihak mana pun dalam menangani skandal pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) ke Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik. Bahkan KPK tak pernah ragu untuk menetapkan pihak-pihak yang harus bertanggung jawab dan menjadi tersangka jika sudah ditemukan dua alat bukti yang cukup, sekalipun pihak tersebut adalah mantan Gubernur Bank Indonesia yang kini Wakil Presiden, Boediono.

”Jadi tidak ada ketakutan dalam perjalanan kita menemukan bukti yang akurat dan ada keterlibatan orang lain. Sekalipun dia itu Gubernur Bank Indonesia (Boediono), kita tetapkan sebagai tersangka. Enteng-enteng saja,” kata Abraham Samad, seperti dilansir liputan6.com (20/7/2013)

“Jadi sama sekali KPK tidak pernah merasa terhambat. KPK tidak pernah merasa terintervensi. Dan KPK pun tidak pernah merasa ragu untuk memeriksa Boediono. Sama sekali tidak,” tegas dia. (by)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL