Texas, LiputanIslam.com—Belum lama setelah kejadian penembakan sekolah di Florida, AS, sebuah sekolah di Texas mengalami hal serupa pada Jumat (18/5/18) pagi kemarin.

Media AS melaporkan, sampai sejauh ini terdapat setidaknya 10 orang tewas dan beberapa luka-luka.

Penembakan dimulai sebelum jam 8 pagi, ketika kegiatan belajar mengajar baru dimulai.

Polisi berhasil menangkap penembak laki-laki yang melakukan kejahatannya di  Sekolah Menengah Atas Santa Fe itu.

Menurut polisi Ed Gonzalez, si penembak diduga merupakan siswa dari sekolah itu.

“Satu laki-laki berada di penjara. Dan satu lagi yang kami curigai terlibat [dalam kejadian ini]. Keduanya kami percayai merupakan siswa di sekolah ini,” jelasnya.

Seorang saksi mata menjelaskan kejadian kepada televisi lokal KTRK. “Ada seseorang yang berjalan dengan senjata api dan mulai menembak, dan perempuan ini terkena tembakan di kakinya,”

Pasca tragedi berdarah ini, Presiden Donald AS Trump memberikan pernyatakan duka citanya atas penembakan “menakutkan” ini.

“Ini sudah terjadi terlalu lama di negara kita,” kata Trump. “Kami bersama kalian di masa tragis ini.”

Kejahatan dengan senjata api telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari  di sekolah-sekolah Amerika.

Pada awal tahun ini, 17 siswa dan pegawai sekolah meninggal dunia dalam penembakan di SMA Florida. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*