penembakan gereja carilinaWashington DC, LiputanIslam.com — Sembilan orang dipastikan tewas dalam sebuah peristiwa penembakan di gereja bersejarah di Chaleston, Carolina Selatan, AS, Rabu petang waktu setempat (17/6).

Kepala kepolisian setempat, Gregory Mullen, mengatakan delapan di antara para korban ditembak di dalam gereja Emanuel African Methodist Episcopal Church, sementara seorang lainnya tewas setelah penembakan itu. Demikian seperti dilaporkan BBC News, Kamis (18/6).

Polisi kini tengah mencari tersangka yang diperkirakan seorang laki-laki kulit putih berumur 20-an tahun.

Pemimpin gereja Senator Clementa Pinckney, adalah salah seorang korban penembakan, demikian pernyataan aktifis sosial pendeta Al Sharpton dalam sebuah kicauan di Twitter.

Penembakan terjadi pada saat diadakan ibadah di gereja milik warga kulit hitam tersebut pada pukul 21.00 malam.

Seorang wanita yang menjadi saksi penembakan mengatakan kepada media lokal, pelaku penembakan adalah salah seorang jemaah yang turut beribadah.

Walikota Charleston Joe Riley menyebut peristiwa itu sebagai ‘tragedi yang paling tidak bisa digambarkan’.

Gereja African Methodist Episcopal (AME) ini merupakan salah satu gereja tertua di selatan AS yang didirikan pada tahun 1791. Pemimpin kulit hitam Martin Luther King pernah berpidato di gereja ini tahun 1962 sebelum meninggal ditembak.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL