New York, LiputanIslam.com — Jurnal Psychiatric Services memuat studi penelitian baru yang mengungkapkan bahwa saat ini banyak warga Amerika menderita tekanan psikologis serius daripada periode sebelumnya. Demikian laporan ilmuan di Pusat Kedokteran Universitas New York Langone pada Senin (17/4).

Para ilmuan tersebut menganalisis warga dewasa berusia 18-64 selama tahun 2006 hingga 2014 lalu. Hasil penelitian menunjukkan sejumlah indikasi seperti berikut,

Pertama, pasien yang menderita gangguan psikologis semakin bertambah karena 11 faktor, termasuk tidak cukup uang untuk menjaga kesehatan psikologis, tidak memiliki asuransi kesehatan, dan kurang tersedianya akses pelayanan kesehatan psikologis bagi warga, seperti psikiater atau konselor.

Kedua, 3,4 persen (lebih dari 8,3 juta) warga dewasa Amerika menderita tekanan psikologis yang serius (SPD). Mereka mengalami perasaan sedih, tidak berharga, dan gelisah berkepanjangan. Perasaan-perasaan itu dilaporkan cukup berbahaya untuk merusak kesejahteraan hidup seseorang. Presentase tersebut meningkat dari periode sebelumnya, sebesar 3 persen atau bahkan kurang dari itu.

Judith Weissman, seorang manajer riset di Departemen Kedokteran di NYU Langone, mengatakan bahwa hasil penelitian tersebut dapat “membantu menjelaskan mengapa angka bunuh diri di Amerika mencapai 43.000 orang setiap tahunnya.”

Weissman mencatat bahwa alasan di balik berkurangnya layanan tersebut bisa dari “kekurangan bantuan profesional, peningkatan biaya perawatan yang tidak dilindungi oleh asuransi, resesi besar, dan alasan lainnya yang layak diselidiki lebih lanjut.”

Sementara itu, Cheryl Pegus, seorang peneliti senior dalam studi ini, telah mendorong para dokter untuk memainkan peran yang lebih signifikan dalam mendeteksi tanda-tanda SPD dan potensi bunuh diri pada warga.

“Penelitian kami mendukung kebijakan kesehatan yang dirancang untuk menggabungkan layanan kesehatan psikologis, catatan medis elektronik, pelatihan untuk semua profesional perawatan kesehatan, serta sumber daya yang tepat untuk pasien,” katanya. (AL/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL