London, LiputanIslam.com–Polisi Inggris telah menahan pendiri organisasi whistleblower WikiLeaks, Julian Assange, di kedubes Ekuador di London.

Metropolitan Police Service (MPS) mengumumkan pada Kamis (11/4) bahwa mereka menangkap Assange setelah mereka “diundang masuk ke dalam kedubes oleh Duta Besar, pasca keputusan pemerintah Ekuador untuk mencabut suaka.”

Assange disebutkan “ditahan atas nama pemerintah Amerika Serikat”.

Jurnalis terkemuka yang dinominasikan untuk Hadiah Nobel Perdamaian itu terlihat lemah dengan rambut dan janggut putih ketika ia dibawa oleh setidaknya 7 orang pria ke dalam mobil polisi. Ia kemudian dibawa ke kantor polisi di London pusat.

“Saya konfirmasikan bahwa Julian Assange sekarang berada di panahanan polisi dan menghadapi pengadilan di Inggris,” tulis kemendagri Inggris, Sajid Javid, dalam akun Twitter.

Assange telah dianggap sebagai pahlawan karena berani mengekspos penyalahgunaan kekuasaan oleh pemerintah AS dan negara-negara lain. WikiLeaks menegaskan, programmer komputer asal Australia itu dicari oleh AS karena telah mempublikasikan dokumen rahasia terkait perang Irak dan Afghanistan yang dibocorkan oleh pelapor Chelsea Manning. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*