Washington, LiputanIslam.com—Wakil presiden AS, Mike Pence, mengatakan bahwa undangan pertemuan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, kepada Presiden Donald Trump membuktikan bahwa strategi Amerika dalam mengisolasi negara itu telah berhasil.

“Keinginan Korea Utara untuk bertemu dan mendiskusikan denuklirisasi—sementara menangguhkan semua uji coba misil dan nuklir – adalah bukti bahwa strategi Presiden Trump untuk mengisolasi rezim Kim telah berhasil,” kata Pence dalam sebuah pernyataan pada Jumat (9/3/18).

“Keputusan kami tidak terpengaruh dan kebijakan kami tetap sama: semua sanksi tetap ada dan tekanan maksimum akan terus dilakukan sampai Korea Utara mengambil langkah konkret, permanen, dan dapat dibuktikan dalam mengakhiri program nuklir mereka,” tambahnya.

Penasehat keamanan nasional Korea Selatan, Chung Eui-yong, pada Kamis (8/3/18) melaporkan bahwa Presiden AS Donald Trump telah setuju bertemu dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, pada bulan Mei mendatang.

Berbicara di depan Gedung Putih, Chung  mengatakan sang presiden mengapresiasi kesempatan itu dan berjanji untuk mencoba “mencapai denuklirisasi permanen.”

Cina, Rusia, dan Korea Selatan pun merespon baik pertemuan ini.

Menlu AS Tillerson telah memprediksikan bahwa tekanan dari sanksi ekonomi AS akan mempengaruhi negara komunis tersebut hingga bersedia melakukan negosiasi multilateral. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*