Washington, LiputanIslam.com—Wakil Presiden AS, Mike Pence, mengatakan bahwa AS tidak akan membiarkan “kehancuran di Venezuela,” dan bahwa Washington akan menggunakan “kekuatan ekonomi dan diplomatik” untuk mengembalikan demokrasi di negara Amerika Latin itu.

Hal ini disampaikan Pence pada Rabu (35/8/17) siang di Miami, kawasan yang menjadi tempat terbesar bagi komunitas Venezuela di AS.

“AS akan terus memberikan kekuatan ekonomi dan diplomatik penuh sampai demokrasi kembali ditegakkan di Venezuela,” ujar Pence di depan kerumunan berjumlah ratusan orang.

“Kejatuhan Venezuela akan membahayakan semua negara bumi Belahan Barat. Kita tidak boleh membiarkan ini terjadi,” tambahnya.

Pernyataan sang wapres ini keluar setelah Presiden Donald Trump menegaskan bahwa ia menginginkan adanya solusi militer di Venezuela.

Di tengah intervensi AS di negara Amerika Latin ini, Menteri Luar Negeri Venezuela menegaskan bahwa AS akan mengalami kesulitan 15 kali lebih besar dibanding kekalahan di Perang  Vietnam jika berani menyerang negaranya.

Venezuela telah mengalami krisis selama beberapa bulan akibat ketegangan politik, yaitu dengan dibentuknya National Constituent Assembly dan kurangnya suplai makanan dan obat-obatan bagi masyarakat.

Pihak oposisi menyalahkan pemerintah Maduro atas krisis ini, namun sang presiden menuding adanya kekuatan asing dan “teroris sayap kanan” yang menginterfensi negaranya. Dia juga berkali-kali mengecam “campur tangan imperialis” oleh AS. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL