Washington, LiputanIslam.com—Penasehat anti-terorisme Presiden AS Donald Trump, Sebastian Gorka menegaskan, laporan-laporan yang tersebar di media sosial mengenai hubungan kampanye Trump dan Rusia tak lebih dari sekedar “propaganda”.

“Itu bukan berita, bukan laporan, itu hanya propaganda,” kata Gorka, yang juga menjabat sebagai asisten Trump di Gedung Putih, sebagaimana dilansir dari The Hill pada Sabtu (20/05/2017).

Dalam wawancara kepada Fow News pada Jumat, Gorka juga mengecam media mainstream karena mencoba menciptakan distraksi dalam kunjungan Trump ke Arab Saudi.

Ia mengklaim upaya media mainstream itu “tidak akan menghentikan presiden untuk melakukan yang terbaik bagi rakyat Amerika.”

Pernyataan tersebut dikeluarkan Gorka di saat Trump melakukan perjalanan luar negeri untuk pertama kalinya ke Arab Saudi.

Kunjungan ini dilakukan beberapa hari setelah dipecatnya Direktur FBI James Comey yang diketahui tengah melakukan investigasi mengenai hubungan Trump dan Rusia dalam pemilu presiden 2016.

Setelah itu, kantor berita Washington Post melaporkan bahwa Trump juga telah membagikan informasi rahasia kepada pejabat Rusia sehari setelah memecat Comey.

The New York Times ikut mengeluarkan berita kontrovesial, di mana disebutkan bahwa Trump pada bulan Februari lalu meminta Comey untuk menghentikan investigasi FBI atas mantan penasehat AS, Michael Flynn, yang juga diduga memiliki hubungan dengan Rusia. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL